Sosialisasi Gerakan Antiplastik di Smanli
Posted On : 25 Oktober 2019

Sudah menjadi isu global bila kita bicara mengenai plastik, hingga walikota harus mengeluarkan Perwalikota Bogor No. 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik yang diberlakukan pada tanggal 1 Desember 2018. Memang, penggunaan plastik menjadi permasalahan yang cukup serius bagi lingkungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi secara kontinu ke seluruh aspek lingkungan masyarakat agar kebiasaan tanpa kantong plastik menjadi budaya. Salah satunya adalah SMA Negeri 5 Kota Bogor menyelenggarakan Sosialisasi Gerakan Antiplastik. Kegiatan ini atas kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor. Sebagai narasumber dalam pemberian materi sosialisasi ini adalah ibu Novi Eka Mulya. Beliau banyak memberikan ilmu baru terkait gerakan antiplastik, yang mana agar peserta didik dapat secara nyata merealisasikan kebiasaan hidup sehat tanpa plastik dilingkungannya masing-masing.

Apalagi, SMA Negeri 5 Kota Bogor setelah menjadi juara 1 Sekolah Sehat Berkarakter Tingkat Kota Bogor dan akan melaju ke tingkat Provinsi, tentunya pola konsumtif sampah plastik di lingkungan sekolah harus dikurangi dengan cara membawa tempat makan dan minum masing-masing dari rumah. Pihak kantin pun telah disosialisasikan agar tidak menggunakan kemasan styrofoam dan gelas plastik. “Hidup sehat dimulai dari Saya” itulah moto kami, ujar guru PLH. Dalam kegiatan sosialisasi kali ini, tidak hanya mengajak warga sekolah untuk mengurangi pemakaian plastik, namun juga diajarkan bagaimana memanfaatkan limbah plastik. Tentunya melalui mata pelajaran prakarya dan Kewirausahaan, sampah plastik dapat didaur ulang sehingga ada nilai manfaatnya untuk kebutuhan sehari-hari, dan hal tersebut telah dilakukan di SMA Negeri 5 Kota Bogor. 

 

 

3. Antiplastik 2019

2. Antiplastik 2019

Print Share :
WIDGET


STATISTIK
BUBUY BULAN