Smanli Peduli "BOTAK"
Posted On : 17 Januari 2019

Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan daerahnya, khususnya di kota Bogor, memang sangat memprihatinkan. Kurangnya edukasi dalam pemanfaatan limbah sampah, khususnya sampah plastik memang belum maksimal. Masih kurangnya armada pengangkut sampah dan belum terjangkaunya hingga ke pelosok daerah, tentunya menjadi pekerjaan yang harus diprogramkan secara serius oleh pemerintah daerah.

Langkah awal untuk mengedukasi agar masyarakat Bogor terbangun akan kesadaran dalam mengurangi limbah sampah, maka Per tanggal 1 Desember 2018, Pemerintah Daerah Kota Bogor melalui Peraturan Walikota Bogor No.61/2018, tertanggal 23 Juli 2018, mengeluarkan peraturan tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Data dari dinas lingkungan hidup kota Bogor, menyebutkan limbah plastik rumah tangga kota Bogor, mencapai kurang lebih 1,8 ton per bulan. Ini yang melatarbelakangi terbitnya peraturan walikota ini.

Peserta didik SMA Negeri 5 Kota Bogor pun turut menghadiri acara sosialisasi penerapan program BOTAK (Bogor Tanpa Kantorng Plastik) ini di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, yang didampingi oleh guru pembimbing, Ibu Dwikari, dengan harapan sejak dini pelajar pun turut mendukung dan menjaga agar lingkungan kota Bogor benar-benar dapat terbebas dari sampah plastik.

Tak hanya sampai disitu saja, SMA Negeri 5 Kota Bogor turut aksi serupa bersama dengan Universitas Paramadina, Pemkot Bogor, Ford Foundation, dan Komunitas Bogor Clean Action di Taman Ekspresi. Kegiatan yang peserta didik ikuti adalah menelusuri sungai Ciliwung yang berada di lebak pilar Sempur untuk memungut sampah. Ini merupakan langkah awal menuju masyarakat bersih, indah, dan nyaman. Mari kita jaga Kota yang indah ini sebagai tempat tinggal yang sehat.

Print Share :
WIDGET


STATISTIK
BUBUY BULAN